





![]() | Today | 32 |
![]() | Yesterday | 75 |
![]() | This week | 107 |
![]() | This month | 344 |
![]() | All | 48089 |
| Selamat dan Sukses ! Musyawarah Daerah Muhammadiyah dan Aisiyah Kudus ke 46 Periode 2011 - 2014 pada tanggal 12 - 13 Februari 2011 di SMP Muhammadiyah 1 Kudus |
| Sejarah Singkat |
|
Usaha mendirikan SMP Muhammadiyah di Kudus telah dimulai pada zaman pendudukan Belanda. Tahun 1939 didirikan MULO Muhammadiyah di Kudus. Sekolah Muhammadiyah ditutup pada waktu Jepang masuk ke Indonesia pada tahun 1941. Pada tahun 1946 atas prakarsa Pengurus Masyumi didirikanlah Sekolah Menengah Islam di Kudus, namun sekolah inipun harus ditutup karena situasi keamanan yang tidak menentu pada masa tersebut. Kemudian pada pertengahan tahun 1946 atas dasar instruksi Pengurus Besar Muhammadiyah yang antara lain berisikan agar di daerah Karesidenan Pati didirikan SMP Muhammadiyah, maka dalam Musyawarah Daerah Muhammadiyah se Karesidenan Pati yang dipimpim Bapak Muslam, diputuskanlah untuk mendirikan SMP Muhammadiyah di Kudus. Pelaksanaan keputusan ini kepada Bapak R. Soelicha yang sekaligus bertindak selaku Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Kudus yang pertama. Masalah yang pertama timbul adalah corak dari SMP yang akan didirikan tersebut, apakah bercorak agama seperti madrasah Tsanawiyah dan sekaligus sebagai sumber pengadaan ulama ataukah sebagaimana SMP biasa yang lebih didominasi oleh pelajaran umum. Atas dasar beberapa alasan, antara lain disetiap cabang sudah banyak memiliki Sekolah Rakyat (SR), maka diputuskanlah bahwa SMP Muhammadiyah di Kudus adalah SMP biasa dengan pelajaran agama ditambah porsinya. Pada permulaan berdirinya banyak sumber murid merupakan masalah yang cukup serius karena pada waktu itu (tahun 1946) di Kudus baru terdapat satu Sekolah Rakyat Muhammadiyah. Karena belum memiliki gedung sendiri, maka tempat belajar terpaksa berpindah-pindah, antara lain :
Daftar Kepala Sekolah yang pernah menjabat di SMP Muhammadiyah 1 Kudus : 1. HR. Soelicha |